Apa itu Domain?

Anda pasti mengetahui facebook.com, twitter.com atau google.com bukan? nah alamat-alamat itulah yang bernama domain.

Dalam dunia komputer internet, dikenal nomor IP atau Internet Protocol Address. Contoh nomor IP adalah 202.134.1.155:8888 dan nomor-nomor tersebut adalah alamat yang sebenarnya dari sebuah situs internet.

Namun, sangat sulit untuk mengingat nomor-nomor tersebut jika kita ingin mengunjungi situs web, maka dari itu terciptalah domain untuk mempermudah manusia mengingat alamat situs web tertentu. Karena manusia cenderung lebih mudah mengingat rentetan huruf yang dapat dibaca daripada rentetan angka.

Jika diumpamakan, sama seperti buku telepon. nomor-nomor IP tersebut adalah nomor telepon dan domain adalah nama pemilik nomer telepon.

Penamaan nama domain hanya diijinkan menggunakan huruf, angka dan garis penghubung atau tanda pisah atau dalam bahasa Inggris dash. Penggunaan huruf kapital dan huruf kecil diabaikan. Artinya tidak ada perbedaan dalam penulisan besar/kapital dengan penggunaan huruf kecil.

Contohnya adalah: YouToube.cOm dengan youtOube.cOM sama sama akan menuju alamat youtube.com

Nama domain itu unik, artinya hanya ada satu didunia. Jika kita ingin mempunyai situs web sendiri dan nama domain sudah dimiliki orang lain maka kita tidak dapat menggunakannya. Yang bisa kita lakukan adalah mengganti nama domain agar lebih unik dan spesifik, atau menunggu hingga alamat itu kedaluarsa. Namun akan membutuhkan waktu yang sangat lama.

Nama domain dapat dibagi menjadi 2 bagian yakni Nama domain dan extension.

nama domain adalah alamat unik, misal youtube

extension adalah alamat kategorinya misalnya .com

extension sendiri memiliki banyak tipe dan peruntukan, contohnya .org untuk organisasi, .ac untuk universitas/akademi, .gov untuk situs pemerintah dan lain sebagainya. Anda dapat melihat daftar lengkap extension di laman Wikipedia.

domain juga memiliki subdomain yang merupakan cabang dari domain utama. Contoh dari subdomain adalah drive.google.com

Seperti yang kita tahu, Google memiliki sebuah komputer awan atau cloud bernama Google Drive. Untuk mengaksesnya, pengguna internet cukup menulis drive sebagai subdomain didepan domain utama google.

jenis jenis ekstensi domain

sumber: https://blog.idwebhost.com/

Bagaimana cara membuat domain?

Jika anda ingin membuat domain sendiri, maka dapat menghubungi sebuah perusahaan penyedia web hosting untuk menyewa tempat berdirinya situs web anda.

Analoginya adalah, anda ingin berjualan barang disebuah toko. Toko tersebut adalah situs web anda.

Maka, anda menghubungi pemilik tanah/toko untuk menyewanya sebagai toko anda. Pemilik tanah/toko adalah perusahaan web hosting.

Jika anda masih bingung apa itu web hosting, anda dapat membacanya di laman Apa itu Hosting?

Sekarang setelah mengetahui perusahaan web hosting, anda tinggal menyewa tempat untuk mendirikan situs web anda dengan harga dan fasilitas yang diinginkan.

masih bingung bagaimana cara menentukan perusahaan penyedia web hosting? di artikel ciri-ciri perusahaan hosting yang berkualitas anda akan mendapat pencerahan untuk memilih mana yang tepat bagi anda.

Setelah mengetahui ciri-cirinya, lalu manakah perusahaan hosting yang masuk kriteria berkualitas? Menurut riset saya, di artikel Perusahaan Hosting Terbaik Indonesia, maka tinggal selangkah lagi anda akan membangun “toko” situs web milik anda sendiri.

bagaimana cara membuat domain?

sumber: Searless graphic

 

Leave a Reply