Domain-Domain Asli Indonesia

Dari sekian banyak ekstensi yang tersedia untuk berbagai keperluan, sekarang sedang “ngetren” memakai domain dengan ekstensi .id 

Ekstensi domain ini merupakan ccTLD (Country Code Top Level Domain) yaitu domain yang dikhususkan untuk situs yang berada di Indonesia. Karena itulah, orang-orang berbondong-bondong membeli domain dengan ekstensi ini. Selain untuk menunjukkan nasionalismenya, juga karena harga sewanya tergolong cukup murah dibanding domain TLD (Top Level Domain) lainnya.

domain ccTLD Indonesia

sumber: upload.wikimedia.org/

Berikut saya jabarkan 10 jenis varian dari domain dengan ekstensi .id baik untuk keperluan pribadi, instansi, bisnis, atau lembaga lainnya yang sesuai dengan peruntukannya.

1. .ac.id

Domain ini dikhususkan untuk digunakan oleh kampus. Sebuah institusi pendidikan/akademik/perguruan tinggi di Indonesia dengan minimal D1.

Dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran domain .ac.id adalah:

a. SK Depdikbud pendirian lembaga pendidikan/akademik/perguruan tinggi

b. Akta pendirian/surat keputusan rektor (pimpinan lembaga)

c. Surat penunjukan kuasa dari pejabat tertinggi lembaga pendidikan tentang pendaftaran domain

d. Kartu identitas penerima kuasa (KTP/SIM/Paspor)

Selain itu, ada ketentuan tambahan untuk domain .ac.id, mereka adalah:

a. Domain .ac.id ditujukan bagi lingkungan lembaga pendidikan/akademik/perguruan tinggi

b. Perguruan tinggi yang dapat mendaftarakan dalam domain .ac.id mencakup lembaga yang sekurangnya memiliki program Diploma 1 tahun (D1) dan beroperasi dengan perundangan yang berlaku, termasuk didalamnya perguruan tinggi yang bukan di bawah naungan Ditjen Dikti Depdikbud (DIKTI), seperti IAIN, akademi departemen dan lain-lain.

2. .co.id

Domain ini dikhususkan untuk digunakan oleh institusi komersial berbadan hukum di Indonesia.

Dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran domain .co.id adalah:

a. Akta Notaris (bila tidak ada dapat diganti dengan SIUP)

b. SIUP

c. Surat bukti kepemilikan merk atau hak paten (Bila memakai merk sendiri)

d. Kartu identitas penerima kuasa (KTP/SIM/Paspor)

Selain itu, ada ketentuan tambahan untuk domain .co.id, mereka adalah:

a. Domain .co.id ditujukan untuk organisasi komersial yang pada ketentuan dan kebijakan selanjutnya   hanya diperuntukan bagi perusahaan swasta yang memiliki badan hukum.

b. Perusahaan yang dapat mendaftarkan dalam domain .co.id harus merupakan badan hukum sah yang memiliki SIUP (Surat Izin usaha Perdagangan) atau badan hukum sah yang berbentuk Perseroan         Terbatas (PT), Persekutuan Komanditer (PK) atau Firma yang memiliki akte serta izin usaha yang terkait.

c. Perusahaan yang mendaftarkan dalam merk dagang harus merupakan perusahaan pemilik hak merk    dagang yang bersangkutan. Identitas yang digunakan untuk pendaftaran adalah Surat Bukti Kepemilikan Merk yang disahkan oleh Departemen Kehakiman Republik Indonesia.

3. .biz.id

Domain ini dikhususkan untuk digunakan oleh Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia. Sebuah usaha atau bisnis yang tidak memiliki badan hukum, seperti warung, toko online, industri rumah, dll yang dijalankan oleh pribadi atau perseorangan dan tidak memiliki SIUP.

Dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran domain .biz.id adalah:

a. Nomor Pokok wajib Pajak (NPWP) milik pribadi.

b. Kartu identitas penerima kuasa (KTP/SIM/Paspor).

4. .desa.id

Domain ini dikhususkan untuk digunakan oleh pemerintah tingkat desa. Untuk info lebih lanjut mengenai pendaftaran domain dengan ekstensi ini bisa membuka file pdf yang didapat dari laman Kementrian Komunikasi dan Informatika.

Dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran domain .desa.id adalah:

a. Kartu identitas pemohon (KTP/SIM/Paspor)

b. Surat permohonan perihal pendaftaran nama domain yang ditanda tangani oleh kepala desa atau sekretaris desa.

 5. .go.id

Domain ini dikhususkan untuk digunakan oleh lembaga pemerintahan. Sebuah institusi pemerintah dan lembaga penyelenggara negara (eksekutif, legislatif dan yudikatif) dan sangat terbatas penggunaannya.

Dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran domain .go.id adalah:

a. Kartu identitas pemohon (KTP/SIM/Paspor)

b. Surat permohonan perihal pendaftaran nama domain yang ditanda tangani oleh Sekretaris   Jenderal/Sekretaris Utama/Sekretaris Mentri untuk pemerintah pusat. Sedangkan untuk pemerintah daerah cukup dengan tanda tangan Sekretaris Pemerintah Daerah.

c. Surat kuasa

d. Seluruh surat harus ditujukan kepada Menteri Komunikasi dan Informatika.

Selain itu, ada ketentuan tambahan untuk domain .go.id, mereka adalah:

a. Mendaftar dan memiliki nama domain .go.id hanya diperuntukkan bagi instansi/lembaga penyelenggara negara (eksekutif, legislatif dan yudikatif) dan lembaga independen yang di bentuk oleh pemerintah.

b. Setiap instansi/lembaga penyelenggara negara hanya menggunakan dan memiliki satu Nama Domain .go.id, yang mengacu kepada singkatan resmi yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara. Misalnya, Instansi Departemen menggunakan dep, seperti : www.depdagri.go.id, www.depkominfo.go.id, www.kembudpar.go.id, www.bpn.go.id, dst.

c. Untuk tingkat pemerintah daerah, digunakan nama resmi daerah atau singkatan resminya, diikuti status sebagai provinsi, kabupaten atau kota. Sebagai contoh : www.sumutprov.go.id, www.palukota.go.id, www.bandungkab.go.id, dst.

d. Untuk instansi yang memiliki lebih dari satu situs web, penamaan situs web lainnya harus menggunakan sub direktori yang diletakkan di belakang Nama Domain dengan didahului tanda “/” (garis miring) Misalnya www.bandungkota.go.id/dispenda, www.jatengprov.go.id/kpde, dst.

e. Untuk instansi pusat yang memiliki kantor di daerah, nama situs webnya menggunakan nama domain instansi pusatnya, diikuti sub domain dari lokasi keberadaan instansi tersebut. Misalnya situs web Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Jawa Timur, adalah www.jatim.bpn.go.id.

f. Untuk Perwakilan Luar Negeri, menggunakan nama Ibu Kota negara yang bersangkutan diikuti singkatan kbri, sedangkan untuk tingkat konsulat jenderal menggunakan subdomain kbri yang bersangkutan. Sebagai contoh : www.ottawakbri.go.id, www.newyork.washingtonkbri.go.id, dst.

g. Pendaftaran dapat dilakukan secara online dengan melampirkan surat kuasa yang harus ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal/Sekretaris/ Sekretaris Utama untuk tingkat pusat atau Sekretaris daerah propinsi/sekretaris daerah tingkat pemerintahan daerah.

h.Pengecualian dan permintaan dapat dipertimbangkan sesuai dengan bobot keperluan dari pemerintah.

i. Segala kegiatan yang berkaitan dengan sebuah kantor pemerintah atau kegiatan yang berkaitan dengan beberapa kantor pemerintah harus berada dibawah sebuah domain dari kantor pemerintah mengingat tanggung jawab dari kelompok kerja tersebut harus jelas penanggung jawabnya.

6. .my.id

Domain ini dibebaskan kepemilikiannya, asalkan digunakan untuk keperluan dan dimiliki oleh pribadi.

Dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran domain .my.id adalah:

a. Kartu identitas pemohon (KTP/SIM/Paspor)

7. or.id

Domain ini dikhususkan untuk digunakan oleh Organisasi/yayasan/perkumpulan/komunitas yang berjalan/menjalankan suatu bidang.

Dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran domain .or.id adalah:

a. Akta notaris yayasan/organisasi atau Surat Keputusan Organisasi

b. Kartu identitas penerima kuasa/pemohon (KTP/SIM/Paspor)

Selain itu, ada ketentuan tambahan untuk domain .or.id, mereka adalah:

a. Domain .or.id ditujukan bagi lingkungan segala macam organisasi/yayasan/perkumpulan/komunitas.

b. Penamaan domain .or.id berdasarkan nama organisasi yang diwakili, bukan berdasarkan merk dagang yang diciptakan oleh organisasi/ yayasan/ perkumpulan/ komunitas yang bersangkutan.

c. Untuk pendaftaran merk dagang, pengelola berhak untuk meminta informasi tambahan seperlunya. Penentuan atas melanggar atau tidaknya merk dagang sepenuhnya merupakan tanggung jawab dari pemohon.

8. .sch.id

Domain ini dikhususkan untuk digunakan oleh lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan formal tingkat dasar seperti Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan sekolah formal lain yang setara, seperti Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah dan lain-lain.

Dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran domain .sch.id adalah:

a. Surat pengajuan resmi dari kepala sekolah yang bersangkutan, ditanda tangani oleh kepala sekolah dan di cap dengan cap sekolah yang bersangkutan.

b. Kartu identitas penanggung jawab sekolah (KTP/SIM/Paspor)

c. Surat Kuasa

9. .web.id

Domain ini dikhususkan untuk digunakan oleh pribadi atau perseorangan untuk keperluan pribadi dan perseorangan pula.

Dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran domain .web.id adalah:

a. Kartu identitas pemohon (KTP/SIM/Paspor)

10. .id

Domain ini dikhususkan untuk digunakan oleh pribadi atau perseorangna untuk keperluan pribadi dan perseorangan pula. Ekstensi .id dapat anda langsung taruh di belakang nama domain anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai ekstensi domain .id anda dapat membuka laman pandi.id

Pandi.id adalah sebuah lembaga Pengelola Nama Domain Internet Indonesia yang berfokus pada pengelolaan domain dengan ekstensi .id 

domain lokal terpercaya dan murah

sumber: http://www.glowonder.com/

Ingat, salah satu bentuk bela negara adalah menggunakan produk dalam negeri. Termasuk penggunakan ekstensi domain yang asli dari negeri sendiri. Selain lebih murah, pengurusannya pun lebih mudah dibanding ekstensi domain yang lain.

 

 

 

 

Leave a Reply