Perbedaan Blog dan Website

Perbedaan Blog dan Website

Sehari-hari kita pasti mengunjungi lebih dari satu situs web di internet untuk berbagai keperluan. Dari hanya ingin membaca berita-berita terkini, membaca cerita berseri, mengunjungi media sosial seperti facebook atau twitter, hingga mencari referensi untuk mengerjakan tugas.

apa perbedaan website dan blog?

Namun, tahukah kalian bahwa website atau dalam bahasa Indonesia situs web itu berbeda dari blog? Walaupun tidak terlalu signifikan perbedaan yang ada diantara mereka, namun kedua hal ini memiliki perbedaan yang didasarkan pada 6 hal berikut ini:

1. Pengertiannya

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian blog adalah catatan harian atau jurnal pribadi di internet yang dapat diakses oleh siapa saja. Sedangkan pengertian website adalah program komputer yang menjalankan peladen (seseorang/sebuah yang melayani) yang menyediakan akses kepada beberapa laman. 

Dari segi bahasa, kita bisa ambil kesimpulan bahwa blog itu pada intinya adalah catatan harian dan website adalah laman yang menerima perintah (website menjadi peladen)

Kemudian, jika kita ambil pengertian dari Wikipedia, website atau situs web adalah suatu halaman web yang salig berhubungan yang pada umumnya berada pada peladen yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi. Sedangkan Weblog atau blog adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (posting) yang dimuat pada sebuah laman web.

Nah, disini menjadi lebih jelas lagi bahwa website atau situs web itu dikelola secara perorangan, kelompok atau organisasi sebagai peladen yang mengakomodasi kebutuhan orang banyak. Sedangkan blog berisi tulisan-tulisan yang tujuannya tidak mengakomodasi orang banyak.

2. Konten

Menurut saya disinilah letak perbedaan yang sangat nyata. Karena mudah diidentifikasi, setiap orang pasti bisa menemukan perbedaannya. Berikut beberapa hal yang hanya ditemukan di blog, dan sangat jarang di website

  1. Artikel diurutkan secara kronologis dengan artikel terbaru di depan
  2. Dapat menemukan konten dengan judul tertentu dengan mudah
  3. Konten diupdate secara berkala dan rutin
  4. Pengunjung dapat meninggalkan komentar dan berdiskusi secara bebas

Empat hal diatas adalah “kekhususan” yang biasanya hanya ditemukan di blog, bukan di situs web.

3. Tujuan dan fitur

Seseorang pasti memiliki tujuan untuk membuat blog atau situs web. Karena itulah kita juga bisa mengamati perbedaan kedua layanan ini dari tujuannya. Kita juga bisa mengamati tujuan blog atau website dari fitur yang mereka sediakan.

Tujuan dan Fitur Blog:

  1. Digunakan sebagai media update informasi secara berkala, biasanya di setiap pos ada tanggal kapan tulisan itu di poskan
  2. Terdapat kolom komentar, sehingga pengunjung dapat berkomentar dan memberi masukan kepada blog atau mengadakan diskusi (forum)
  3. Desain yang simple, sehingga bagian post/tulisan akan terlihat lebih menonjol.
  4. Pemilik blog biasanya akan mengungkap jati dirinya melalui kontak yang dituliskan di blog sehingga, orang akan lebih mengenal siapa penulis tersebut.

Tujuan dan Fitur Website:

  1. Informasi tidak diupdate secara berkala. Hanya informasi-informasi penting dan pantas menjadi konsumsi publik saja yang ditaruh di website. Ini bertujuan agar tidak terlalu banyak informasi yang tidak berkaitan dengan si pemilik website berada di website.
  2. Website memiliki homepage yang elegan dan terlihat profesional serta berisi informasi dan layanan yang ditawarkan oleh pemilik website. Bertujuan untuk mengiklankan/memasarkan produk mereka atau membangun “image” brand  di mata masyarakat.
  3. Tidak terdapat kolom komentar. Hal ini ditujukan agar tidak terlalu informasi tidak penting, spam atau sampah yang ditampilkan di website.

4. Coding atau Kode yang diterapkan (onlinedapetincome)

Biasanya pemilik/penulis blog tidak perlu memikirkan tentang coding atau pengkodean karena hal itu sudah diurusi oleh teknisi lain. Si pemilik blog hanya perlu memilih template yang sudah disediakan oleh penyedia layanan blog.

Lain lagi dengan website yang harus menulis coding sendiri untuk membangun situs web. Hal inipun hanya bisa dikerjakan oleh mereka yang benar-benar paham mengenai kode komputer untuk membangun sebuah situs web. Dengan kata lain untuk membangun sebuah situs web diperlukan beberapa sumber daya manusia lebih dari blog untuk membangunnya.

5. Interaksi antara pemilik dan pengguna

Seperti yang sudah saya jelaskan di poin 2 dan 3, keberadaan komentar sangat membantu/sangat peting perannya dalam interaksi antara pengunjung dan pemilik blog. Dengan adanya komentar ini juga akan terjadi komunikasi dua arah.

Lain halnya dengan website yang biasanya hanya menyediakan komunikasi satu arah dari pemilik ke pengunjung. Pengunjung tidak dapat berinteraksi karena tidak adanya kolom komentar. Mereka hanya bisa berkomunikasi melalui kontak yang disediakan oleh pemilik website, jika mereka menyediakannya.

6. Biaya yang dikeluarkan untuk operasional

Biaya yang dikeluarkan untuk mengurusi blog biasanya relatif lebih kecil karena tidak memerlukan sumberdaya perangkat keras seperti disk space yang besar, tidak perlu mempekerjakan seorang profesional untuk membangun website dengan tampilan yang bagus dan tentu saja tidak perlu membayar biaya sewa hosting (jika memiliki blog di layanan gratis seperti blogger atau wordpress.)

Hal ini berbanding terbalik dengan website karena pengelolaan website memerlukan banyak biaya seperti untuk sewa hosting, membayar pekerja untuk membangun website dan banyak biaya operasional lainnya.

perbedaan blog dan website adalah
sumber: ellen08widyas.files.wordpress.com/

Namun website dan blog tidak berbeda 180 derajat. Jika si pemilik menginginkannya, website dapat terdiri dari halaman statis dan halaman yang sifatnya non-statis alias berisi konten yang terus bertambah.

Halaman-halaman yang non-statis ini juga dapat disebut blog. Jadi di dalam suatu website bisa terdapat blog yang berisi tulisan-tulisan mengenai suatu produk, jasa atau penjelasan perusahaan yang memiliki website tersebut.

Manfaat mengetahui perbedaan antara blog dan website adalah kita dapat mengetahui sebenarnya kita ingin membuat apa. Agar nantinya kita tidak seperti orang yang kebingungan, ini website tapi kok seperti blog; atau malah ingin membuat blog tapi kok isinya seperti website semua.

Dengan terarahnya tujuan ingin membuat blog atau website, kita tidak akan kebingungan membuat konten dan pengunjung website atau blog kita juga tidak akan kebingungan mengikuti arah website atau blog kita nantinya.

apa itu web
sumber: www.nyekrip.com/

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *