Sejarah Internet dan Hosting

sumber: https://aleksandrakomatina.files.wordpress.com

Pada awalnya, internet dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969 melalui proyek bernama ARPA (Advanced Research Project Agency Network) yang di gawangi oleh seorang ahli dari Institut Teknologi Massachussetts bernama J.C.R. Licklider. Ia menginisiasi ide dimana komputer-komputer didunia tergabung dalam sebuah jaringan.

Kemudian proyek ini berkembang lagi dan berganti nama menjadi ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) dimana mereka memadukan perangkat keras dan lunak yang berbasis sistem operasi UNIX. Sebuah sistem operasi yang portabel, dapat mengerjakan beberapa tugas sekaligus dengan beberapa operator pula.

Tentu saja pembangunan sistem ini bertujuan untuk membangun sistem militer agar pusat data militer tidak mudah dihancurkan. Pada saat itu pusat data militer diletakkan di empat tempat berbeda yakni di University of California, Los Angeles yang terletak di negara bagian California, negara bagian paling barat di AS, Pusat Riset Universitas Stanford di utara California, University of California Santa Barbara yang ada di tengah negara bagian California serta di University of Utah, di Utah, sebuah negara bagian yang tak jauh dari California. Adalah Lawrence G. Roberts dan Thomas Merril berhasil menghubungkan komputer-komputer tersebut.
Dalam kurun waktu 2 tahun, Roberts dan Merril behasil menghubungkan 19 komputer yang dapat saling berinteraksi dan 13 komputer lain yang dapat bergabung. Pada tahun yang sama, Roy Tomlinson berhasil membuat program untuk berkirim surat elektronik.

Pada Oktober 1972, proyek ARPANET diumumkan ke publik dan berkembang pesat hingga akhirnya semua universitas di Amerika Serikat ingin bergabung ke dalam jaringan yang hari ini kita sebut dengan istilah internet.

Karena tingginya permintaan untuk bergabung, Departemen Pertahanan Amerika Serikat akhirnya memutuskan untuk memecah program ARPANET menjadi dua yakni MILNET untuk keperluan militer dan ARPANET untuk keperluan non-militer.

sumber: https://3c1703fe8d.site.internapcdn.net/

Internet kemudian berkembang pesat sejak dikembangkannya format TCP/IP untuk menghubungkan sistem ARPANET ke jaringan lainnya. Pada tahun 1984, Sistem Nama Domain atau Domain Name System (DNS) dikenalkan untuk mengenali komputer satu dengan yang lainnya.

Pada saat itu hanya enam domain nama yang dikenalkan yakni .edu untuk education atau pendidikan, .gov government untuk pemerintah, .mil untuk militer, .com untuk commercial atau komersial, .net untuk network resources atau sumber jaringan data dan .org untuk organisasi. Pada Maret 1985, symbolics.com menjadi domain nama yang terdaftar pertama kali.

Hingga akhirnya pada tahun 1991, banyak perusahaan perdagangan yang percaya bahwa internet adalah tempat yang sangat strategis untuk menjual barang mereka. Sehingga mulai menjamur perusahaan-perusahaan yang menjadi penyedia jasa pembuatan situs web. Hal ini juga dibarengi dengan adanya teknologi baru berupa bahasa komputer berbasis HTML (HyperText Markup Language) dan penggunaan URL (Universal Resource Locators) untuk membuka lokasi atau alamat situs web.

Hari ini, seiring berkembang pesatnya teknologi, menyewa domain nama situs web bukanlah hal yang sulit dan mahal serta lebih mudah dilakukan daripada saat teknologi ini baru dikembangkan. Berbagai perusahaan penyedia jasa pembuatan situs web sudah menjamur dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda seperti dimanjakan dengan berbagai pilihan yang ada. Dalam artikel Perusahaan Hosting Terbaik di Indonesia anda dapat menemukan beberapa Hosting atau penyedia jasa pembuatan situs web terbaik yang ada di Indonesia.

Leave a Reply